BANDAR LAKSAMANA - Bupati Bengkalis Kasmarni berharap melalui pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Kecamatan Bandar Laksamana, hendaknya Al-Qur'an menjadi benteng utama dalam menjalani kehidupan di era modern serba digitalisasi.
Demikian harapan itu sampaikan saat membuka perhelatan MTQ ke-8 tingkat Kecamatan Bandar Laksamana, Rabu 22 Oktober 2025, di halaman Kantor Camat Bandar Laksamana.
MTQ ke-8 tingkat Kecamatan Bandar Laksamana tahun 2025, mengangkat tema, "Aktualisasi Nilai-nilai Al-Qur'an di Era Digital".
"Kami berharap, melalui MTQ ini, selain sebagai salah satu instrumen untuk mengukur capaian dari ikhtiar tilawatil qur’an yang selama ini telah kita lakukan, hendaknya, dapat pula kita jadikan sebagai momentum bagi masyarakat Kecamatan Bandar Laksamana untuk memperkuat komitmen, guna menjadikan Al-Qur'an, sebagai pedoman hidup serta menjadi suluh penerang dalam membentuk pribadi yang beriman, berintegritas dan berkarakter di tengah pesatnya perkembangan dunia digital saat ini,"harapnya.
Lanjut Bupati, sebagai umat Islam, kemajuan dan perkembangan digitalisasi ini tentunya harus bisa disikapi dengan baik, tanpa harus menghilangkan nilai-nilai agama, sebagaimana tertuang dalam Al-Qur'an. Karena perkembangan digitalisasi ini tidak semata-mata hanya membawa kemudahan, akan tetapi ,dapat juga menjadi tantangan serius bagi generasi muda.
"Karena digitalisasi dapat mempengaruhi karakter dan perilaku masyarakat, khususnya generasi muda, apalagi bagi mereka sangat mudah terpapar akan konten negatif yang bisa mempengaruhi pola pikir dan tindakan sehari-harinya. Oleh karenanya, untuk menghadapi situasi seperti ini. Sangat diperlukan komitmen kita bersama untuk mengaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an, baik nilai keimanan, akhlak, etika, adab, kejujuran, tanggung jawab, empati dan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari,"ujar Bupati.