BANDAR LAKSAMANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 mengalokasikan anggaran pembangunan untuk Kecamatan Bandar Laksamana yang diperuntukkan bagi berbagai sektor prioritas.
Adapun alokasi anggaran tersebut antara lain sebesar Rp800 juta untuk pemeliharaan parit jalan poros se-Kecamatan Bandar Laksamana, Rp1,7 miliar untuk peningkatan prasarana dan sarana utilitas umum perumahan dan permukiman, Rp2,3 miliar untuk pembangunan pengaman pantai di Dusun Kenanga Muda dan Dusun Melati Desa Parit Satu Api-api, serta Rp1 miliar untuk berbagai kegiatan lainnya.
Selain itu, anggaran juga dialokasikan pada sektor perhubungan, kesehatan, pendidikan, pertanian, perikanan, serta lingkungan hidup.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bengkalis, Kasmarni, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Andris Wasono, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bandar Laksamana Tahun Perencanaan 2026, yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bandar Laksamana, Rabu (5/2/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis menjelaskan bahwa terkait implementasi Asta Cita Presiden Prabowo, terdapat sejumlah agenda nasional yang perlu dilaksanakan bersama di tingkat kecamatan. Di antaranya adalah program makan bergizi gratis bagi siswa, santri, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.
Selain itu, terdapat pula program ketahanan pangan dalam rangka mendukung ketersediaan pangan nasional dan daerah, pengentasan kemiskinan absolut, penurunan prevalensi stunting, serta keberlanjutan pembangunan di desa dan kelurahan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar dapat mensinergikan usulan prioritas dari setiap desa di Kecamatan Bandar Laksamana agar menjadi bagian dari rencana kerja perangkat daerah sesuai dengan kewenangan dan tugas pokok masing-masing.
“Pelajari dan pahami serta pertajam kembali rumusan program dan kegiatannya dengan tetap mengedepankan asas efektivitas, efisiensi, serta mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah,” pesan Bupati.
Musrenbang Kecamatan Bandar Laksamana ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Asep Setiawan, Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bengkalis Suparjo, Mustafa Kamal, dan Yuhelmi, sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bengkalis, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan Kecamatan Bandar Laksamana.